Lokasi: Pendidikan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Pendidikan94 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fr777db4v.html
Artikel Terkait
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
PendidikanAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca SelengkapnyaIndia Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
PendidikanPerdana Menteri India Narendra Modi pada 10 Mei lalu menyerukan rakyatnya untuk tidak membeli perhiasan emas selama setahun demi kepentingan negara. "Patriotisme tidak hanya tentang kesiapan mengorbankan nyawa di perbatasan....
Baca SelengkapnyaXi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
PendidikanDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
Artikel Terbaru
Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Tautan Sahabat
- Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
- DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Prakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
- Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
- Pemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon