Lokasi: Teknologi >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Teknologi452 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fqh12zbr8.html
Artikel Terkait
Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
TeknologiNilai tukar dolar terhadap rupiah di kios-kios money changer Jakarta Selatan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan patokan internasional. Reporter Tribunnewscom menemukan di kawasan Blok M, satu money changer menetapkan nilai tukar dolar AS mencapai Rp17....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
TeknologiAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
TeknologiSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Tautan Sahabat
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara