Lokasi: Olahraga >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Olahraga41949 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f9l1pv4fd.html
Artikel Terkait
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
OlahragaTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
OlahragaDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
OlahragaDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Tautan Sahabat
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing