Lokasi: Kuliner >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Kuliner63899 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eucxflhjs.html
Artikel Terkait
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
KulinerTAC Manado menjadi peserta dengan perjalanan terjauh di GR DAY 2026 setelah menempuh rute sepanjang 3. 027 kilometer dari Manado menuju Jakarta menggunakan Toyota Agya generasi pertama....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
KulinerKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
KulinerBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Hadiah Juara Al Nassr Tak Sebanding Gaji Ronaldo
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- Prabowo Tarik Jala di Panen Raya Udang Kebumen
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Eks Perwira Polda Jateng Divonis 6 Tahun Penjara
- Prabowo Pimpin Panen Raya Udang Rp83 M di Kebumen
- Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir