Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi2843 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/et0vk910z.html
Artikel Terkait
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
TeknologiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca SelengkapnyaIBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
TeknologiPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik dengan kuota masing-masing 100. 000 unit untuk mobil listrik dan motor listrik yang akan mulai berjalan pada Juni 2026....
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
TeknologiSebanyak 456 saham mengalami penurunan, 192 saham menguat, dan 166 saham stagnan dalam perdagangan hari ini. Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) menjadi kompas utama bagi manajer dana asing dalam alokasi investasi global....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Julian Quinones Bikin Pusing Meksiko, Ronaldo Kalah Gacor
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis