Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi1794 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ely23uf95.html
Artikel Terkait
Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
TeknologiMusim 2026 ajang balap sepeda gunung ini akan berlangsung dalam tiga seri. Putaran pertama digelar di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta, pada 22–24 Mei....
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
TeknologiFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
TeknologiAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko