Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis26784 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dibo5as67.html
Artikel Terkait
Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
BisnisAnanda Mikola resmi ditunjuk dalam posisi baru sebagai bagian dari langkah memperkuat pengelolaan dan pengembangan ekosistem motorsport di MGPA. Mantan pembalap nasional yang lahir di Jakarta pada 27 April 1980 ini merupakan putra dari legenda balap Tinton Suprapto....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
BisnisMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaEl Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
BisnisKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan B Setyanto, memperingatkan bahwa partikel PM2....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Tautan Sahabat
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak