Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hiburan76718 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dbw3866cc.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
HiburanTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
HiburanPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaDurasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
HiburanPertanyaan tentang durasi pemantauan medis bagi mereka yang terpapar penyakit sering muncul di masyarakat. Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Artikel Terbaru
5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Tautan Sahabat
- Brimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
- Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026