Lokasi: Gaya Hidup >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Gaya Hidup49 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cdcqir6wi.html
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Gaya HidupBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Gaya HidupHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Gaya HidupTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Ahmad Dhani Bantah Klaim Lita, Singgung Jurnal Internasional
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Artikel Terbaru
Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang