Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Gaya Hidup63755 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c8yi54w25.html
Artikel Terkait
AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
Gaya HidupPentagon mempertimbangkan penggunaan nama "Operation Sledgehammer" sebagai pengganti "Operation Epic Fury" jika Presiden Donald Trump memutuskan melanjutkan operasi tempur besar terhadap Teheran, menurut laporan NBC News yang mengutip pejabat Gedung Putih. Perubahan nama operasi tersebut dinilai bukan sekadar simbolis, tetapi juga memiliki implikasi politik dan hukum yang signifikan....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Gaya HidupKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Sorgum Didorong Perkuat Transisi Energi Lewat Biomassa
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI