Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kuliner3179 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c6ed99kf7.html
Artikel Terkait
Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
KulinerFabrizio Romano mengonfirmasi Enzo Maresca resmi menjadi manajer baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola pada Selasa (19/5/2026). Manajer asal Italia itu selalu dianggap sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Guardiola di Etihad Stadium....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
KulinerWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
KulinerOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Artikel Terbaru
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Tautan Sahabat
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- iCar V23 Resmi di Indonesia, SUV Retro Listrik Rp 389 Juta
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak