Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Kesehatan41994 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/btivucvsn.html
Artikel Terkait
Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
KesehatanSejumlah atlet Merah Putih harus tersingkir lebih awal sejak babak kualifikasi dan babak 32 besar Malaysia Masters 2026. Hasil positif diraih dua tunggal putri Indonesia, yakni Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, yang berhasil memastikan tempat di babak 32 besar setelah meraih kemenangan....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KesehatanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
KesehatanDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Artikel Terbaru
Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- KKB Yahukimo Bunuh 8 Penambang, Kabur dari Lapas 2025
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
- Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok