Lokasi: Gaya Hidup >>
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Gaya Hidup88 Dilihat
RingkasanHujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Veda-Pratama-Tes-Moto3-Jerez.jpg)
Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran. Dari 26 pembalap yang turun, hanya 18 pembalap yang berhasil finis akibat banyaknya insiden jatuh di setiap lap.
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif dengan bangkit dari posisi belakang. Ia memulai start dari posisi enam dan sempat terlempar ke posisi 14 sebelum merangsek ke depan dan finis di posisi empat besar. Hasil ini menjadi finis terbaik kedua Veda setelah sebelumnya finis P3 di Moto3 Brasil. Kini Veda menempati posisi lima besar klasemen Moto3 dengan 50 poin, hanya terpaut tiga poin dari Alvaro Carpe di tiga besar.
Sementara itu, puncak klasemen ditempati Quiles dengan 115 poin, unggul 46 poin dari Adrian Fernandez (69 poin). Posisi keempat dipegang Valentin Perrone dengan 52 poin. Kondisi trek basah langsung memicu kekacauan karena lintasan licin membuat banyak pembalap kesulitan menjaga ritme balap, dengan insiden jatuh terus terjadi hampir di setiap lap.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/16e099983.html
Artikel Terkait
Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
Gaya HidupDrawing Piala Asia 2027 pada Sabtu (9/5/2026) lalu menempatkan Timnas Indonesia di Grup F bersama raksasa Asia Jepang, Qatar, dan Thailand. Pelatih legendaris seperti Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho, dan Jurgen Klopp pernah memberikan motivasi tentang mentalitas tim yang siap menghadapi tekanan....
Baca SelengkapnyaKecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Gaya HidupKereta barang menabrak bus umum di perlintasan rel dekat stasiun kereta bandara, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 35 lainnya. Insiden maut itu terjadi di salah satu persimpangan sibuk yang setiap harinya dilalui puluhan ribu kendaraan....
Baca SelengkapnyaSenator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
Gaya HidupPengadilan Kriminal Internasional (ICC) secara rahasia menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Senator Filipina Ronald "Bato" Dela Rosa sejak 6 November 2025. Surat perintah itu menuduh Dela Rosa sebagai "pelaku tidak langsung" dalam kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Artikel Terbaru
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
Tautan Sahabat
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
- Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban