Lokasi: Properti >>

Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko

Properti61593 Dilihat

RingkasanIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....

Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis,<strong></strong> Iran Siap Hadapi Segala Risiko

Iran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran. Langkah ini muncul beberapa hari setelah Washington mengajukan proposal untuk membuka kembali negosiasi.

Dalam tanggapannya, Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan akibat konflik yang berkepanjangan. "Satu-satunya yang kami tuntut adalah hak-hak sah Iran," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, pada Senin (11/5/2026). Sikap keras Teheran menandai eskalasi diplomatik terbaru dalam ketegangan yang sudah memanas antara kedua negara.

Pada Selasa (12/5/2026), negosiator utama Iran menegaskan kembali posisi tersebut melalui unggahan di platform X. Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa Iran tidak akan menerima syarat-syarat yang dianggap merugikan kepentingan nasionalnya, terutama yang berkaitan dengan konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sekutu-sekutu regional AS.

Tags:

Artikel Terkait