Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan6 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aylpyub71.html
Artikel Terkait
Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
KesehatanWitan Sulaeman mencatatkan satu assist setelah masuk pada babak kedua dan mempersembahkan kemenangan penting bagi Persik Kediri. Pemain kelahiran Palu 25 tahun silam itu pun menyampaikan dedikasinya kepada para pendukung setia....
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
KesehatanRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
KesehatanPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya