Lokasi: Travel >>
KemenPANRB Buka Magang Siswa Mahasiswa, Batas 12 Juni 2026
Travel169 Dilihat
RingkasanKemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/magang-kementerian-panrb.jpg)
KemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Mei dan akan ditutup pada 12 Juni 2026.
Pelaksanaan magang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga Oktober 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Simak untuk mendapatkan informasi mengenai benefit atau manfaat Program Magang KemenPANRB Periode Semester II 2026. Peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai unit kerja sesuai dengan formasi yang dipilih.
Berikut daftar formasi, penempatan, tugas, dan persyaratan peserta yang perlu dipenuhi. Calon peserta diharapkan mempersiapkan dokumen dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelum batas akhir pendaftaran pada 12 Juni 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aptdab8ds.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
TravelErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHarta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
TravelJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, namun tuntutan ini dinilai tidak berdasar oleh kuasa hukumnya. Menurut pengacara Zaid, uang pengganti tersebut tidak terkait kerugian negara melainkan didasari pada harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak wajar oleh JPU....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan
TravelUmat Muslim boleh menggabungkan puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah Dzulhijjah, termasuk puasa Arafah, dalam satu niat. Puasa qadha Ramadhan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi mereka yang memiliki utang puasa, dan menjalankannya di bulan Dzulhijjah tetap mendatangkan keutamaan sunnah....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- 20 Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cara Unggah
- Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
- KPAI Terima 426 Aduan Anak, 57 Kasus Kejahatan Seksual
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
Tautan Sahabat
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
- Netanyahu Murka, Sebut Trump Salah Tunda Serangan Iran
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- 19 Tewas di Lebanon, Gencatan Senjata Israel Dipertanyakan