Lokasi: Olahraga >>
Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
Olahraga7 Dilihat
RingkasanJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, namun tuntutan ini dinilai tidak berdasar oleh kuasa hukumnya. Menurut pengacara Zaid, uang pengganti tersebut tidak terkait kerugian negara melainkan didasari pada harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak wajar oleh JPU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nadiem-Makarim-Dituntut-18-Tahun-Penjara_20260513_195217.jpg)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, namun tuntutan ini dinilai tidak berdasar oleh kuasa hukumnya. Menurut pengacara Zaid, uang pengganti tersebut tidak terkait kerugian negara melainkan didasari pada harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak wajar oleh JPU. Jaksa menyatakan peningkatan harta kekayaan Nadiem tidak seimbang dengan penghasilan sahnya saat membacakan tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Zaid menegaskan mekanisme uang pengganti seharusnya dihitung berdasarkan jumlah kerugian negara yang nyata, bukan karena kekayaan terdakwa yang dianggap janggal. "Kalau uang pengganti itu jelas mekanismenya, berapa uang negara yang diambil, berapa uang negara yang dirugikan, itulah yang harusnya diganti," ujar Zaid dalam wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa selama persidangan berlangsung, tidak ada bukti yang menunjukkan Nadiem merugikan negara seperti yang dituduhkan JPU. "Dalam konteks Pak Nadiem ini enggak, uang pengganti itu ditimbulkan karena dibilangnya harta Pak Nadiem itu tidak bisa dibuktikan, ada kekayaan yang tidak berimbang," katanya.
Menanggapi tuduhan harta kekayaan yang tidak wajar, Zaid menjelaskan bahwa kliennya sudah memiliki kekayaan sebelum menjabat sebagai menteri. "Ya saya mohon maaf, bukan saya menyombongkan klien saya, dia sebelum jadi menteri sudah kaya dan dia kan sudah menyatakan secara tegas, dia tidak mencari kekayaan pada saat dia menjadi menteri," tegas Zaid. Pernyataan ini menegaskan bahwa peningkatan harta Nadiem bukan berasal dari tindak pidana korupsi, melainkan dari kekayaan yang sudah dimiliki sebelumnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/354b3499611.html
Artikel Terkait
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
OlahragaIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKeluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
OlahragaSri Wahyuni (36) dan SA (52) menjadi korban penganiayaan di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten. Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kepergian Sri Wahyuni yang dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
OlahragaBMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kulon Progo dan Gunungkidul pada Minggu (17/5/2026). Cuaca di kedua daerah tersebut diprediksi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
Artikel Terbaru
Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
Prakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
Tautan Sahabat
- Kapolri Buka Suara Jabatan Kapolda Metro Jaya Bintang Tiga
- KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
- Pemantauan Hilal Zulhijah 1447 H di 88 Titik, Sidang Isbat 17 Mei
- Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
- ULD Terbatas, Akses Pendidikan Disabilitas Belum Inklusif
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
- BGN Minta Waspada Penipuan Modus Jual-Beli Lokasi SPPG
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- MPR Tawarkan Josepha Jadi Duta LCC 4 Pilar