Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah5747 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9dkmzzl4n.html
Artikel Terkait
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
HikmahPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
HikmahPolisi menangkap RS (24) di sebuah lokasi di Pasar dalam penggerebekan terkait peredaran obat daftar G ilegal. Tersangka tidak berkutik saat disergap petugas setelah Tim Subnit V Unit III Satresnarkoba menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi mencurigakan di wilayah tersebut....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSatpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
HikmahSulaiman menaruh curiga pada banyaknya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke area kantor di lantai 20 dan 21 dengan penampilan terlalu santai dalam beberapa bulan terakhir. "Sebenarnya saya sudah curiga, beberapa bulan terakhir saya nyiriin (mencirikan)....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
Artikel Terbaru
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
- KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
- Prakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada