Lokasi: Berita >>
Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
Berita8 Dilihat
RingkasanSebanyak 2. 366 orang telah mengunjungi kawasan wisata Monas di pusat Jakarta hingga pukul 12....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Monumen-Nasional-Monas-masih-menjadi-daya-tarik-warga-masyarakat.jpg)
Sebanyak 2.366 orang telah mengunjungi kawasan wisata Monas di pusat Jakarta hingga pukul 12.00 WIB pada Kamis siang. Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sanuri menyatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak pagi hari. Dari total tersebut, mayoritas merupakan wisatawan domestik yang datang bersama keluarga untuk menikmati suasana.
Rincian pengunjung dewasa mencapai 1.345 orang dan anak-anak sebanyak 979 orang. Selain itu, sebanyak 42 wisatawan mancanegara juga memadati kawasan Monas hingga siang hari. Mereka terdiri dari 16 warga China, 2 warga Korea, 4 warga Inggris, 3 warga Pakistan, 4 warga Arab, dan 13 warga Amerika Serikat. Pihak pengelola memperkirakan jumlah kunjungan masih akan terus bertambah hingga jam operasional Monas berakhir pada sore hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan cuaca panas tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk datang ke Monas. Banyak pengunjung terlihat menggelar tikar di area taman, berjalan santai bersama keluarga, hingga mengajak anak-anak berwisata edukasi. Kawasan Monas tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik dan mancanegara di tengah liburan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/99b999891.html
Artikel Terkait
Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
BeritaNapoli harus membayar sekitar 44 juta euro atau setara Rp899,7 miliar untuk mendatangkan Rasmus Hojlund dari klub Serie A lainnya. Pada laga tersebut, Hojlund turut mencetak satu gol dalam kemenangan telak di markas Pisa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
BeritaAhmad Ashov Barry, Direktur Program Trend Asia, menegaskan kritik keras dari kelompok masyarakat sipil sering kali bermula dari kebijakan strategis yang pembahasannya terkesan kilat dan minim partisipasi publik. Ia mencontohkan proses revisi Undang-Undang Penolakan terhadap regulasi-regulasi tersebut murni lahir dari proses legislasi yang mengabaikan suara rakyat, bukan karena agenda asing yang membiayai kerusuhan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
BeritaPolemik pembubaran dan pelarangan pemutaran film kembali mencuat di Indonesia. Wakil Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Bidang Indonesia Timur, Natan Kuwan, memberikan respons tegas terkait insiden tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- 2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
- 50 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa untuk Medsos
Artikel Terbaru
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
Tautan Sahabat
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
- Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta