Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi9 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8tabfshof.html
Artikel Terkait
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
TeknologiNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Teknologidr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
TeknologiAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga