Lokasi: Bisnis >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Bisnis13587 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8ddfspox3.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
BisnisJohn Lennon menggambarkan penghormatan, rasa cinta, dan apresiasi mendalam kepada perempuan dalam lirik lagu ini. John Lennon merupakan musisi, penyanyi, penulis lagu, dan aktivis perdamaian asal Inggris yang lahir pada 9 Oktober 1940 di Liverpool....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
BisnisDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
BisnisPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi