Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi45 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7dkrnp28s.html
Artikel Terkait
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
TeknologiIran mencatat setidaknya 149 bangunan bersejarah dan museum di 20 provinsi yang rusak akibat serangan, kata Kazem Gharibabadi. Wakil Menteri tersebut menegaskan pihaknya akan mendokumentasikan dan menindaklanjuti serangan terhadap warisan budaya ini dalam kerangka tanggung jawab internasional....
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
TeknologiBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Teknologidr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Tautan Sahabat
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- 80 Link Twibbon Harkitnas 2026 & Cara Unggah di Medsos
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- WhatsApp Siapkan Fitur After Reading, Ini Penjelasannya
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu