Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup13 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6mf5efieu.html
Artikel Terkait
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Gaya HidupTim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah tiga pendaki yang sempat dinyatakan hilang ditemukan tewas di Gunung Dukono. Tim SAR berhasil mengevakuasi 17 pendaki lain yang selamat dalam operasi yang berlangsung sejak akhir pekan lalu....
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Gaya HidupHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Artikel Terbaru
Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Tautan Sahabat
- Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
- Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
- Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
- One Piece Chapter 1183 Hiatus, Jadwal Rilis Diundur
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun