Lokasi: Kesehatan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Kesehatan898 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6ji6wy2qa.html
Artikel Terkait
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
KesehatanDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
KesehatanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Al Nassr Gagal Juara, CR7 Tolak Medali dan Banting Papan
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Artikel Terbaru
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Jahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan