Lokasi: Gaya Hidup >>

Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP

Gaya Hidup61 Dilihat

RingkasanMantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatik di Forum Board of Peace (BoP) guna menekan Perdana Menteri Israel agar membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan. "Saatnya Indonesia bicara pada Forum Board of Peace (BoP) agar Netanyahu membebaskan Warga Negara Indonesia yang ditahannya," ujar Din menilai penangkapan jurnalis Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, serta sekitar 100 aktivis kemanusiaan lainnya oleh militer Israel sebagai tindakan keji dan tidak dapat dibenarkan....

Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah,Din Syamsuddin, mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatik di Forum Board of Peace (BoP) guna menekan Perdana Menteri Israel agar membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan. "Saatnya Indonesia bicara pada Forum Board of Peace (BoP) agar Netanyahu membebaskan Warga Negara Indonesia yang ditahannya," ujar Din menilai penangkapan jurnalis Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, serta sekitar 100 aktivis kemanusiaan lainnya oleh militer Israel sebagai tindakan keji dan tidak dapat dibenarkan.

Din menekankan bahwa tim kemanusiaan dari Indonesia tersebut membawa misi suci untuk memberikan bantuan logistik serta dukungan moril bagi rakyat di Jalur Gaza yang tengah menderita. Ia mengingatkan bahwa penyelamatan WNI yang terancam di luar negeri merupakan perintah konstitusi yang harus segera dilaksanakan oleh pemerintah tanpa menunda-nunda waktu. "Sangat dikhawatirkan mereka menerima perlakuan kekerasan dan kejam oleh tentara zionis Israel. Tindakan cepat Pemerintah Indonesia adalah amanat konstitusi bahwa pemerintah bertanggung jawab melindungi segenap warga bangsa," ucapnya.

Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, dan kebebasan sipil warga dunia yang tengah menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina, khususnya di Gaza. Din mengkhawatirkan keselamatan para tawanan jika tidak segera dilakukan intervensi diplomatik tingkat tinggi oleh Pemerintah Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait