Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan64 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/640pxpl8l.html
Artikel Terkait
Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
PendidikanMusim 2026 ajang balap sepeda gunung ini akan berlangsung dalam tiga seri. Putaran pertama digelar di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta, pada 22–24 Mei....
Baca SelengkapnyaCahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
PendidikanIndustri kacamata pemblokir cahaya biru berkembang pesat karena tubuh manusia secara alami diprogram untuk bangun saat cahaya siang yang kaya. Para ilmuwan di University of Oxford menjelaskan bahwa cahaya yang masuk ke mata membantu menyinkronkan jam biologis tubuh dengan siklus terang-gelap alami siang dan malam....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PendidikanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
- Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
- Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor