Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup16 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60c9edfph.html
Artikel Terkait
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
Gaya HidupPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Gaya HidupHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Gaya HidupPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Artikel Terbaru
Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Tautan Sahabat
- Girry Pratama Curhat ke DPR Soal Film Sulit Tayang
- Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
- Black Horses Gunakan Lirik Satir di Album Baru 'Jahanam'
- Park Eun-bin dan Cha Eun-woo Bintangi Serial Komedi Superhero Netflix
- Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
- Ashanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji