Lokasi: Travel >>

Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah

Travel67 Dilihat

RingkasanPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....

Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran,<strong></strong> Sebut Dokumen Sampah

Presiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan. "Gencatan senjata itu sekarang yang paling lemah setelah saya membaca dokumen sampah yang mereka kirimkan kepada kami. Saya bahkan belum selesai membacanya," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Pernyataan itu memperkuat kekhawatiran bahwa konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu tersebut akan semakin panjang dan sulit dihentikan. Teheran meminta penghentian perang di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon yang masih menjadi arena konflik antara Israel dan Hizbullah. Selain itu, Iran juga menuntut pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat, pembukaan kembali jalur perdagangan minyak Iran, pencairan aset-aset yang dibekukan, hingga jaminan bahwa tidak akan ada lagi serangan militer terhadap wilayahnya. "Satu-satunya hal yang kami tuntut adalah hak-hak sah," demikian pernyataan resmi dari pihak Iran.

Dalam pernyataannya, Trump juga mengungkap isu sensitif terkait program nuklir Iran. The Times of Israel melaporkan Trump menyebut hanya Amerika Serikat dan China yang memiliki kemampuan teknis untuk mengambil material nuklir tersebut dari fasilitas bawah tanah. Sikap keras Trump ini menimbulkan spekulasi bahwa negosiasi damai antara kedua negara semakin jauh dari kata sepakat, sementara situasi di kawasan Timur Tengah terus memanas.

Tags:

Artikel Terkait