Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis322 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2gmosy2vp.html
Artikel Terkait
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
BisnisXabi Alonso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea setelah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga 2030. Pelatih asal Spanyol berusia 44 tahun itu akan mulai menjalankan tugasnya pada 1 Juli 2026 di Stamford Bridge untuk musim depan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
BisnisKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
BisnisAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
- Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
- Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
- Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Klaim Anak
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih