Lokasi: Gaya Hidup >>

Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar

Gaya Hidup9332 Dilihat

RingkasanKapal pesiar yang membawa ratusan penumpang dan kru dari berbagai negara berlayar dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026, namun tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar wabah misterius. Peristiwa ini memicu kekhawatiran global, terutama setelah para penumpang dari 12 negara turun di St....

Hantavirus Dilaporkan di ASEAN,<strong></strong> Indonesia Termasuk Daftar

Kapal pesiar yang membawa ratusan penumpang dan kru dari berbagai negara berlayar dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026, namun tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar wabah misterius. Peristiwa ini memicu kekhawatiran global, terutama setelah para penumpang dari 12 negara turun di St. Helena, wilayah Atlantik Selatan yang berada di antara benua Afrika dan Amerika Selatan.

Kekhawatiran masyarakat internasional mendapat perhatian langsung dari Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dalam surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, pada 9 Mei 2026, Tedros mengakui kekhawatiran masyarakat terhadap potensi penyebaran wabah tersebut. “Saya tahu Anda khawatir. Saya tahu ketika Anda mendengar kata ‘wabah’ dan menyaksikan sebuah kapal berlayar menuju pantai Anda, ingatan-ingatan yang belum sepenuhnya kita lupakan akan muncul kembali,” tulis Tedros. Setidaknya sudah ada sejumlah negara di Asia Tenggara yang mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah ini.

Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang telah melaporkan kasus wabah tersebut. Dari total kasus, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia, menjadikan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) yang perlu diwaspadai. Dari seluruh wilayah, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, masing-masing mencatat enam kasus positif.

Tags:

Artikel Terkait