Lokasi: Berita >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Berita71 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/28a46ohav.html
Artikel Terkait
Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
BeritaArsenal tampil dominan sepanjang pertandingan di Emirates Stadium, namun The Gunners hanya mampu mencetak satu gol melalui sundulan Kai Havertz usai memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka pada menit ke-36. The Gunners unggul lima poin di puncak klasemen sementara atas Manchester City, namun jika City menang, Arsenal masih harus menentukan nasib mereka sendiri pada pekan terakhir saat menghadapi Crystal Palace....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAmnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
BeritaChanatip menilai tuduhan "antek asing" sengaja diciptakan sebagai musuh imajiner agar masyarakat tidak percaya pada pihak kritis terhadap kebijakan pemerintah. "Menerima dana asing itu adalah hak fundamental masyarakat sipil untuk bergerak....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKomnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
BeritaTim penyidik telah menggali keterangan dari sejumlah pihak dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kasus dugaan pencabulan santri oleh pengasuh Pondok Pesantren bernama Ashari. "Kami sudah turun ke lapangan, bertemu dengan sejumlah pihak....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
- Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Fahri Bachmi: Putusan MK Mutlak, Sikapi Edaran Jampidsus
Artikel Terbaru
Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
MK Putuskan Ibu Kota RI Tetap Jakarta Sebelum Keppres
Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
Tautan Sahabat
- Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat