Lokasi: Teknologi >>

Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik

Teknologi83311 Dilihat

RingkasanSebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap, sementara empat lainnya masih berlayar setelah dua kapal peserta misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) diintersepsi militer Israel di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 200 mil laut dari Gaza, pada Senin (18/5/2026) malam. Bambang Noroyono, satu-satunya WNI di Kapal BoraLize, sempat mengirimkan sinyal SOS ke kantor Republika sekitar pukul 15....

Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik

Sebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap, sementara empat lainnya masih berlayar setelah dua kapal peserta misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) diintersepsi militer Israel di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 200 mil laut dari Gaza, pada Senin (18/5/2026) malam. Bambang Noroyono, satu-satunya WNI di Kapal BoraLize, sempat mengirimkan sinyal SOS ke kantor Republika sekitar pukul 15.20 WIB sebelum kontak dengannya dan Thoudy Badai Rifan Billah terputus total.

Di Kapal Ozgurluk, selain Thoudy, turut serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo dan Rahendro Herubowo, mantan wartawan iNewsTV yang kini aktif sebagai relawan kemanusiaan dan sering memberikan laporan langsung untuk berbagai stasiun televisi nasional. Pasukan Israel juga mencegat Kapal Josef dan menangkap Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat. Sementara itu, Anton Apri dari Tempo TV yang berada di kapal Ozgurluk sempat mengirim sinyal SOS, namun namanya belum tercantum dalam daftar resmi yang diumumkan GPCI sebagai korban intersepsi.

Berikut daftar peserta Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang berlayar: Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro, serta nama-nama lainnya yang masih dalam proses verifikasi. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di perairan timur Mediterania, di mana aktivitas kapal kemanusiaan yang menuju Gaza kerap dihadang otoritas Israel.

Tags:

Artikel Terkait