Lokasi: Bisnis >>

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka

Bisnis516 Dilihat

RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka

Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.

Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.

Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.

Tags:

Artikel Terkait

  • BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024

    Bisnis

    BYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa

    Bisnis

    PT Krakatau Steel melepas ekspor perdana produk baja canai panas (hot rolled coil) yang diproduksi oleh anak usahanya, PT Krakatau POSCO, pada pelepasan ekspor yang dihadiri oleh Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAPPISUS Fahrid Amran, Direktur Komersial PT Krakatau Steel Hernowo mewakili Direktur Utama Akbar Djohan, perwakilan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian, serta Co-Executive Director IISIA Yerry Idroes. Hernowo menegaskan bahwa langkah ini membuktikan industri nasional masih memiliki peluang besar di pasar global....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Rupiah Melemah Bukan Strategi Negara Maju, Kata Rhenald

    Bisnis

    Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali menegaskan bahwa pandangan yang menyebut pelemahan rupiah menguntungkan ekspor Indonesia adalah keliru dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap teori ekonomi. Menurutnya, pandangan tersebut keliru karena melihat ekonomi secara sepotong-sepotong dan mengabaikan kondisi fundamental Indonesia yang berbeda dengan China, Jepang, maupun Korea Selatan saat membangun kekuatan ekspor mereka....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya