Lokasi: Teknologi >>
Rupiah Melemah Bukan Strategi Negara Maju, Kata Rhenald
Teknologi365 Dilihat
RingkasanGuru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali menegaskan bahwa pandangan yang menyebut pelemahan rupiah menguntungkan ekspor Indonesia adalah keliru dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap teori ekonomi. Menurutnya, pandangan tersebut keliru karena melihat ekonomi secara sepotong-sepotong dan mengabaikan kondisi fundamental Indonesia yang berbeda dengan China, Jepang, maupun Korea Selatan saat membangun kekuatan ekspor mereka....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pakar-manajemen-perubahan-rhenald-kasali-meluncurkan-karya-terbarunya-yang-berjudul-mo.jpg)
Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali menegaskan bahwa pandangan yang menyebut pelemahan rupiah menguntungkan ekspor Indonesia adalah keliru dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap teori ekonomi. Menurutnya, pandangan tersebut keliru karena melihat ekonomi secara sepotong-sepotong dan mengabaikan kondisi fundamental Indonesia yang berbeda dengan China, Jepang, maupun Korea Selatan saat membangun kekuatan ekspor mereka. “Ini kelihatan sekali enggak ngerti teori ekonomi, enggak ngerti bagaimana ekonomi bekerja. Ekonomi bekerja sebagai suatu kesatuan,” kata Rhenald dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya @rhenald.kasali, Kamis (21/5/2026).
Pernyataan itu muncul sebagai respons terhadap cuplikan video influencer yang menyebut rupiah lemah justru menguntungkan Indonesia karena membuat produk ekspor lebih murah dan kompetitif di pasar global. Namun, Rhenald menilai logika tersebut tidak bisa diterapkan mentah-mentah pada kondisi Indonesia saat ini. Ia menyoroti langkah Bank Indonesia yang justru terus menggelontorkan devisa untuk menjaga rupiah agar tidak jatuh lebih dalam terhadap dolar AS. Menurut dia, sejak Desember hingga sekarang, BI diperkirakan telah menghabiskan sekitar 10 miliar dolar AS atau setara Rp170 triliun untuk intervensi pasar valuta asing. “Kalau memang pelemahan rupiah itu strategi, kenapa bank sentral harus menahan terus? Itu bertentangan,” terang guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini.
Rhenald menggambarkan bagaimana rupiah sempat menyentuh level Rp16.800 per dolar AS pada akhir pekan, lalu ditahan kembali ke kisaran Rp16.600 melalui intervensi BI. Namun, tekanan kembali muncul hingga kurs menembus Rp17.000 per dolar AS. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pemerintah dan bank sentral justru berupaya keras menahan pelemahan rupiah, bukan sengaja membiarkannya demi strategi ekspor. Ia juga menyinggung pernyataan pejabat pemerintah, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak terkait lainnya yang dinilai perlu memahami kondisi fundamental ekonomi nasional secara lebih komprehensif.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/299b699694.html
Sebelumnya: Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
Berikutnya: Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
TeknologiPT Digital Sumber Sejahtera Motor resmi bertransformasi dari DSS Motor menjadi Mobix, identitas baru perusahaan di bisnis mobil bekas (mobkas). Mobix merupakan hasil kolaborasi diler besar Mitsubishi yang fokus menyediakan unit mobil bekas bersertifikat dengan layanan jual komprehensif dan paket pembayaran fleksibel....
Baca SelengkapnyaPramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
TeknologiPemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperluas kawasan Car Free Day (CFD) dari Sudirman-Thamrin hingga ke Rasuna Said. Minggu (10/05/2026) hari ini menjadi uji coba pertama perluasan tersebut....
Baca SelengkapnyaDua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
TeknologiSeorang anak perempuan berinisial R (13) yang bekerja di usaha katering di Desa Jatiwangi menjadi korban dugaan pencabulan dan persetubuhan oleh rekan kerjanya. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi telah membekuk para pelaku dalam kasus ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Jakarta Targetkan 100 Persen Air Bersih pada 2029
Artikel Terbaru
Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari Dekat dengan Kekasih
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
LPSK: Korban PRT di Jaksel Tak Bisa Dituntut Balik
3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
Polisi Tangkap 2 Pencuri Aki Truk di Pelabuhan Tanjung Priok
Tautan Sahabat
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- Netanyahu Kecam Ben Gvir soal Penyiksaan Aktivis Sumud Flotilla
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu