Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 167 Teknologi Satelit
Hikmah39 Dilihat
RingkasanBuku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-SD-belajar-di-sekolah-2.jpg)
Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa. Melalui materi ini, siswa diperkenalkan pada sejarah perkembangan teknologi ruang angkasa, termasuk peluncuran satelit pertama di dunia yang menjadi awal kemajuan teknologi antariksa.
Peserta didik juga belajar memahami bagaimana satelit bekerja dan mengapa keberadaannya sangat membantu aktivitas manusia sehari-hari. Pada bagian ini, siswa diminta membaca informasi mengenai sejarah satelit, jenis-jenis satelit, serta manfaat teknologi antariksa bagi kehidupan manusia. Kegiatan membaca tersebut bertujuan melatih kemampuan literasi peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Siswa diajak menemukan informasi penting dari teks, memahami isi bacaan, kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan hasil pemahaman mereka sendiri. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menambah wawasan sains, tetapi juga menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata. Materi tentang satelit ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap dunia antariksa dan perkembangan teknologi masa depan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1ixbwkoti.html
Artikel Terkait
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
HikmahApple menerapkan kebijakan baru untuk Education Store di Indonesia mulai 8 Mei 2026. Pembeli yang ingin mendapatkan harga khusus pendidikan harus melewati proses verifikasi identitas terlebih dahulu melalui platform UNiDAYS....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
HikmahDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
HikmahRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Artikel Terbaru
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Tautan Sahabat
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR