Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan69636 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1ccxjda77.html
Artikel Terkait
Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
KesehatanPasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, langsung tampil agresif dan tidak memberikan kesempatan kepada Ratchapol Makkasasithorn/Nattamon Laisuan untuk mengembangkan permainan di babak pertama turnamen di Bangkok. Gim pertama berhasil mereka tutup dengan kemenangan meyakinkan 21-13, membuat publik tuan rumah mulai terdiam menyaksikan dominasi mereka....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KesehatanDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kesehatandr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Tautan Sahabat
- Kejagung Tangkap Pemberi Suap ke Ketua Ombudsman Nonaktif
- KPK Sita 4 Mobil Mewah dari Rumah Sugiri Sancoko
- Tuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah
- Hukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan
- Prabowo Sebut Megawati Bantu saat Belum Berkuasa
- Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung