Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kesehatan1836 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/08it074w8.html
Artikel Terkait
Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
KesehatanMobile Legends kembali memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia sebelum mengklaim kode hadiah yang bisa langsung ditambahkan secara otomatis ke akun game Mobile Legends....
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
KesehatanStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
KesehatanDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Tautan Sahabat
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran