Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita63434 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/01jm3tx3b.html
Sebelumnya: iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Berikutnya: Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Artikel Terkait
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
BeritaAndmesh merilis lagu Senyumlah pada 28 Agustus 2020 yang memiliki makna emosional tentang ajakan semangat hidup, harapan, ketegaran, dan pesan untuk tetap tersenyum meski menghadapi masalah. Lagu bergenre Pop dan Pop Ballad ini video klipnya telah tayang di kanal YouTube HITS Records dan ditonton lebih dari 25 juta kali....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTrading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
BeritaJumlah akun investasi di Asia Tenggara melonjak signifikan seiring meningkatnya adopsi internet seluler dan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Menurut Vietnam Securities Depository and Clearing Corporation (VSDC), pertumbuhan penggunaan ponsel pintar didorong oleh harga perangkat yang semakin terjangkau....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
BeritaMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi memecat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial C di Kementerian Pertanian karena terbukti menjadi mafia proyek yang mencari keuntungan pribadi. "Kami baru tanda tangan pemecatannya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
Artikel Terbaru
Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
Tautan Sahabat
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
- Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Terancam
- Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
- Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
- Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM