Lokasi: Kesehatan >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Kesehatan4 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/z6cfbda45.html
Artikel Terkait
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
KesehatanWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
Baca Selengkapnya80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
KesehatanKatarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan gejala seperti penglihatan buram, warna memudar, dan kesulitan berkendara di malam hari. Kementerian Kesehatan RI merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes di 15 provinsi untuk menunjukkan urgensi penanganan kondisi ini....
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Artikel Terbaru
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait