Lokasi: Travel >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 184-185 Kurikulum Merdeka
Travel26 Dilihat
RingkasanDalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_164844.jpg)
Dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185, siswa diminta mengerjakan Uji Kompetensi. Materi tersebut masuk dalam buku PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 karangan Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kunci jawaban PJOK Kelas 4 halaman 184 dan 185 pada bagian Uji Kompetensi hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah.
Pada bagian C, siswa diminta memasangkan pernyataan di kotak sebelah kiri dengan pernyataan di kotak sebelah kanan. Siswa harus menuliskan nomor soal dan abjad jawaban pada kotak yang berada di tengah. Soal pertama menanyakan agar tidak mengganggu kesehatanmu, screen time sebaiknya bagaimana. Soal kedua menanyakan berlama-lama dengan screen time sambil makan kudapan akan mengurangi aktivitas fisikmu, hal ini akan berdampak pada apa. Soal ketiga menanyakan program makanan bergizi seimbang yang terdiri atas 1/3 karbohidrat, 1/3 sayuran, dan 1/3 lauk dan buah, program ini disebut dengan istilah apa. Soal keempat menanyakan jika temanmu pingsan dalam aktivitas olahraga di sekolah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah apa.
Kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. Orang tua atau wali dapat mendampingi siswa dalam mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/z5dg04msp.html
Artikel Terkait
IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
TravelPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik dengan kuota masing-masing 100. 000 unit untuk mobil listrik dan motor listrik yang akan mulai berjalan pada Juni 2026....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
TravelPara tamu undangan langsung tertawa mendengar candaan Presiden Prabowo Subianto soal nama yang mirip dengan partainya. "Halindra, Gerindra, nama yang mirip....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Banyumas, 15 Mei 2026: Hujan Merata
TravelBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda seluruh kecamatan di wilayah tersebut. Masyarakat diminta waspada terhadap hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
Artikel Terbaru
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
Tautan Sahabat
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah