Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Berita8821 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/z48gmb8rf.html
Artikel Terkait
Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
BeritaFederasi Akuatik Indonesia berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta didukung sejumlah pihak industri menyelenggarakan kompetisi renang untuk menghadirkan standar internasional dan memperluas ruang pembinaan atlet muda nasional. Wisnu Wardhana selaku inisiator kegiatan menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian penting dalam membangun jalur pembinaan atlet yang berkelanjutan, bukan sekadar event pertandingan tetapi juga platform pembinaan jangka panjang untuk memperkuat regenerasi atlet....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BeritaDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Beritadr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- 4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
- Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel