Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Kuliner36 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yuptbqtt9.html
Artikel Terkait
Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
KulinerTinah (50), seorang pedagang kecil di pasar, mengaku pasrah apabila Minyakita sudah tidak bisa lagi dijual oleh pedagang kecil. Harga yang kian hari kian tinggi serta langkanya ketersediaan membuat banyak pedagang kesulitan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
KulinerIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelumnya sempat merosot lebih dari 4 persen dengan pergerakan sepanjang hari ini di kisaran 6. 398,79 hingga 6....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
KulinerReynaldo menginisiasi "Malam Kolaborasi Daerah" sebagai ajang silaturahmi akbar yang menjadi panggung pembuktian visi Calon Ketua Umum (Caketum) BPP dengan semangat "Kolaborasi Daerah untuk Indonesia". Dukungan solid mengalir deras melalui kehadiran belasan pimpinan BPD (Badan Pengurus Daerah) dan tokoh muda nasional yang memenuhi acara tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Tautan Sahabat
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang