Lokasi: Olahraga >>
KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
Olahraga475 Dilihat
RingkasanAnggota Lembaga Kerja Sama Tripartit, Arnod, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar besar, dan tenaga kerja berjumlah banyak yang seharusnya mampu menopang kebutuhan nasional, terutama di sektor pangan dan industri strategis. Namun, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas penting seperti gula, kedelai, jagung, susu, daging, buah-buahan, bahan kimia, baja, mesin industri, elektronik, hingga farmasi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sihite-a.jpg)
Anggota Lembaga Kerja Sama Tripartit,Arnod, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar besar, dan tenaga kerja berjumlah banyak yang seharusnya mampu menopang kebutuhan nasional, terutama di sektor pangan dan industri strategis. Namun, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor berbagai komoditas penting seperti gula, kedelai, jagung, susu, daging, buah-buahan, bahan kimia, baja, mesin industri, elektronik, hingga farmasi. Arnod menyatakan nilai impor tersebut sangat drastis, mencapai 300 hingga 350 triliun rupiah setiap bulan berdasarkan data BPS, dan dalam satu tahun angkanya bisa menembus 3.600 sampai Rp4.000 triliun rupiah.
Menyikapi hal ini, KSPSI mendorong pemerintah untuk menjalankan langkah konkret dan terukur guna memperkuat subsidi pupuk dan bibit unggul, membangun irigasi, serta memodernisasi alat pertanian. Arnod menilai langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produksi nasional, dan mengurangi tekanan ekonomi. Namun, kebijakan impor harus dilakukan secara selektif agar tidak berdampak mematikan produksi dalam negeri.
Arnod menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan sumber daya maupun tenaga kerja, melainkan membutuhkan keberpihakan kebijakan terhadap produksi nasional. Dengan demikian, ekonomi dapat tumbuh lebih kuat, pengangguran menurun, dan kesejahteraan rakyat semakin merata. “Yang dibutuhkan adalah keberpihakan kebijakan terhadap produksi nasional agar ekonomi tumbuh lebih kuat, pengangguran menurun, dan kesejahteraan rakyat semakin merata,” tegasnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/381a3499584.html
Artikel Terkait
Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
OlahragaPetrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencapai 219. 648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2025....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
OlahragaMawa membawa bukti rekaman CCTV yang diduga merekam aktivitas asusila antara Insan dan Inara. Belakangan, Mawa tampak meninggalkan komentar di postingan terbaru Inara....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaLuna Maya Bongkar Pembiayaan Rumah Tangga, Bantah Maxime Numpang Hidup
OlahragaWarganet menilai Maxime hanya hidup numpang kepada Luna Maya setelah keduanya menikah pada 7 Mei 2025. Aktor 33 tahun ini tinggal di rumah Luna pasca pernikahan....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Danes Rabani Gelar Showcase, Iwan Fals Dukung Album Debut
- Dewi Perssik Akan Lapor Polisi Penyebar Hoaks Kematian
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
Artikel Terbaru
Cinta Brian Tunggu Isyarat Gisella Soal Rencana Nikah
Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART
Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel-Atta
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot