Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita67 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yo95zz0dz.html
Sebelumnya: 50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
Berikutnya: Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terkait
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
BeritaKomarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDrone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
BeritaMiliter Israel menggambarkan rasa ketidakberdayaan di antara tentara pendudukan yang ditempatkan di Palestina utara yang diduduki. Meskipun operasi militer Israel sedang berlangsung di Lebanon selatan, solusi yang saat ini ditawarkan oleh IOF dinilai tidak efektif....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSuper El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
BeritaDunia diperkirakan menghadapi tahun kebakaran hutan yang "sangat parah" pada 2026 setelah para peneliti memperingatkan perubahan iklim dan potensi El Nino dalam intensitas kuat dapat memperburuk situasi. Theodore Keeping, peneliti cuaca ekstrem dari Imperial College London dan anggota jaringan ilmuwan iklim World Weather Attribution (WWA), menyatakan pada Selasa (12/05) bahwa musim kebakaran global tahun ini dimulai dengan sangat cepat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
Artikel Terbaru
El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
Tautan Sahabat
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- 5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
- Wakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- Heri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
- Kementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda