Lokasi: Olahraga >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Olahraga86984 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ynfdfjt64.html
Artikel Terkait
Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
OlahragaMahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Taufik Eko Nugroho, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP), dalam kasus perundungan dan pemerasan terhadap mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi, almarhumah dr Aulia Risma Lestari. Putusan tersebut tertuang dalam Petikan Putusan Nomor 359 K/Pid/2026 yang diputus dalam rapat musyawarah majelis hakim pada Selasa, 24 Februari 2026....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
OlahragaSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaBMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
OlahragaSeluruh wilayah Provinsi Sementara terpantau mengalami cuaca ekstrem berdasarkan data resmi dari bmkg. go....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
Artikel Terbaru
Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
Tautan Sahabat
- Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf