Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Berita67763 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yeooiniol.html
Artikel Terkait
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
BeritaMessidoro menyampaikan pernyataan tersebut seusai laga pekan ke-33 Liga 1. Kemenangan ini membuat Persis Solo mengoleksi 31 poin, memangkas jarak dengan Madura United yang berada di posisi aman dengan 32 poin....
【Berita】
Baca SelengkapnyaESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
BeritaPraktik keberlanjutan di sektor pertambangan Indonesia dinilai masih setengah hati karena hanya berfokus pada emisi operasional, tanpa menyentuh rantai pasok hingga dampak sosial di sekitar area tambang. Isu krusial ini mengemuka dalam workshop media bertajuk "Mengawal ESG dan Transisi Energi di Sektor Pertambangan" yang digelar Yayasan Bicara Data Indonesia (YBDI) dan Katadata Green di Jakarta, Rabu (13/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
BeritaAktivitas penambangan emas ilegal di Indonesia kembali mencuat setelah beredar cuplikan video yang menunjukkan dua warga negara asing (WNA) hadir di lokasi penambangan untuk mempersiapkan kegiatan pengolahan emas. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di Jakarta dan menjadi perhatian serius pemerintah....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
Artikel Terbaru
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Tautan Sahabat
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran