Lokasi: Bisnis >>
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi
Bisnis7 Dilihat
RingkasanKunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-UJIAN-02.jpg)
Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 274 untuk soal Uji Kompetensi bagian pilihan ganda membahas kebijakan Jepang selama masa pendudukan di Indonesia. Pada soal nomor 9, siswa diminta menjawab tentang pengerahan tenaga rakyat yang sangat menyengsarakan oleh pemerintah pendudukan Jepang, yaitu romusha atau kerja paksa. Sementara itu, soal nomor 10 menanyakan organisasi bentukan Jepang sebagai pengganti Gerakan 3A yang gagal mencapai tujuannya, yaitu Putera (Pusat Tenaga Rakyat).
Kunci jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar dan evaluasi setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri. Materi tersebut mencakup dampak kebijakan Jepang seperti romusha yang menyebabkan penderitaan rakyat, serta upaya Jepang membentuk organisasi seperti Putera untuk memobilisasi dukungan. Dengan memahami jawaban ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi bentuk eksploitasi dan propaganda selama masa pendudukan.
Pembahasan soal Uji Kompetensi IPS kelas 8 ini relevan untuk memperkuat pemahaman sejarah Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jawaban yang benar untuk nomor 9 adalah romusha, sedangkan untuk nomor 10 adalah Putera. Kedua jawaban ini mencerminkan realitas pahit kerja paksa dan strategi politik Jepang yang gagal, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempelajari dampak kolonialisme.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/y2ymd38c2.html
Artikel Terkait
Anrez Adelio Siap Tes DNA Usai Dilaporkan Kekerasan Seksual
BisnisAnrez Adelio menyatakan kesediaannya menjalani tes DNA untuk mengklarifikasi tuduhan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh Friceilda. Langkah ini diambil di tengah bergulirnya kasus hukum yang melibatkan keduanya di kepolisian....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
BisnisBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
BisnisStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkapkan kabar baik khusus untuk perempuan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Pemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Artikel Terbaru
Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Punya Jaminan Aktif
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Tautan Sahabat
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Trump Tarik 5000 Pasukan dari Eropa, Kini Kirim ke Polandia
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Iran Perluas Blokade Selat Hormuz ke Perairan UEA
- Netanyahu Murka, Sebut Trump Salah Tunda Serangan Iran
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah