Lokasi: Bisnis >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Bisnis2649 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wqdpg89j3.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Berikutnya: Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
BisnisMegawati Hangestri akan mengisi posisi opposite setelah kabar cedera lutut yang dialaminya diklaim tidak terlalu serius oleh Kang Sung-hyung. Klub voli putra asal Korea Selatan, Red Sparks, memastikan bahwa pemain asing non-Asia yang akan mengisi kuota adalah Jordan Wilson asal Amerika Serikat....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
BisnisAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
BisnisKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan program edukasi nutrisi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi setiap hari....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Tautan Sahabat
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
- Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
- 5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Jorge Jesus Kritik Wasit di Laga Al Nassr vs Damac
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda