Lokasi: Properti >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Properti4 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v8yvose4e.html
Artikel Terkait
Pungli Dokumen Pertanahan di Serang, Tarif Capai Rp500 Ribu
PropertiKejaksaan Negeri (Kejari Serang) mengungkap praktik pungutan liar (pungli) di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Serang dengan nominal Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per permohonan. Kepala Kejari Serang Dado Achmad Akroni menyatakan pungli tersebut sudah berlangsung sejak 2021 dengan tarif tidak seragam tergantung jenis permohonan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
PropertiIndonesia menjadi negara dengan kasus Tuberkulosis terbanyak berdasarkan Global Tuberculosis Report 2024. Ketua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Yani Panigoro, menceritakan perjuangan para kader PPTI dalam mendukung pemberantasan penyakit tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
PropertiPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Artikel Terbaru
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Tautan Sahabat
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Listrik Padam, Tiga Provinsi di Sumatera Gelap Total
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe