Lokasi: Travel >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Travel77 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/usoi1jaez.html
Artikel Terkait
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
TravelAmerika Serikat berhasil memindahkan uranium tingkat tinggi dari Indonesia dalam operasi rahasia yang memicu perhatian internasional dan spekulasi di media sosial mengenai kemungkinan pengembangan program nuklir. Tim gabungan dari Kantor Nonproliferasi Nuklir Pertahanan NNSA bersama ilmuwan dan petugas keamanan melaksanakan pemindahan material yang sejak 1999 digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk keperluan riset dan medis....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Traveldr. Andre, Sp....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAvigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
TravelAvigan kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan infeksi Hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dapat memicu penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Minta Rakyat Tenang Hadapi Rupiah Melemah
- Anggaran Alutsista 2027 Naik, Subsidi BBM Aman
- Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna, 451 Anggota Hadir
- Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
- Menkomdigi: Penipu Catut Nama Anggota DPR Minta Sumbangan
- Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- Video Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks